Bencana di Tapteng: Empat Tewas Akibat Banjir dan Longsor, Belasan Korban Dirawat

Bencana di Tapteng: Empat Tewas Akibat Banjir dan Longsor, Belasan Korban Dirawat

Tapanuli Tengah (Tapteng) – Bencana alam banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Tapanuli Tengah (Tapteng) telah menimbulkan duka mendalam. Hingga berita ini diturunkan, tercatat empat orang meninggal dunia dan belasan lainnya harus menjalani perawatan medis.

Banjir dan longsor yang terjadi dilaporkan telah menyebabkan 34 orang terdampak. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng telah menetapkan status tanggap darurat untuk penanganan bencana ini.

"Banjir dan longsor di Tapanuli Tengah meyebabkan 34 orang terdampak. Pemkab Tapteng telah menetapkan status tanggap darurat sedang disiapkan."

Korban Meninggal Dunia

Berdasarkan data yang beredar, empat korban meninggal dunia telah diidentifikasi dan segera diserahkan kepada pihak keluarga.

Nama Korban Usia Keterangan

R. Sigalingging 60 tahun Korban banjir

A. Sinaga 50 tahun Korban banjir

J. Manalu 20 tahun Korban longsor

B. Hutagalung 55 tahun Korban longsor

Korban yang Masih Dirawat

Selain korban jiwa, banyak warga yang mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan intensif. Total 20 korban masih dirawat, termasuk yang menjalani rawat inap dan rawat jalan.

1. Korban Rawat Inap

R. Gultom

T. Sianturi

M. Aritonang

A. Panjaitan

D. Napitupulu

2. Korban Rawat Jalan

B. Sirait

B. Hutagalung

R. Togatorop

A. Silaen

K. Muhammad

J. Hutabarat

B. Ritonga

B.K. Angelika

S. Nainggolan

S. Hutagalung

S. Mailyanti

Pihak berwenang dan tim SAR masih terus bersiaga untuk memastikan tidak ada korban lain dan memberikan bantuan maksimal kepada masyarakat yang terdampak. Bantuan dan doa juga mengalir dari berbagai pihak untuk Tapanuli Tengah.